Treking: Cepot
20 August 2009
merah putih indonesiaku di blogdetik 
Cantigi Bandung Indonesia: Treking: Cepot
artikel ini disajikan berdasarkan dukungan data, fakta (dari beberapa sumber), dan observasi langsung di lapangan. sekaligus untuk mengikuti lomba penulisan dengan tema Bangga sebagai bangsa Indonesia, yang diselenggarakan oleh Blogdetik.com

[rasanya..] sudah sudah lama saya menyukai wayang golek, hanya saja intensitasnya tidak konstan. sampai akhirnya, saya dan kidungjingga nonton bareng VCD pagelaran wayang golek Ki Dalang Asep Sunandar Sunarya. seperti biasa, tokoh cepot bikin saya sakit perut, tertawa terpingkal-pingkal karena kekonyolannya.
itulah awalnya (triger) saya mulai terobsesi ingin mengerti sejarah wayang golek di tanah sunda. rasa keingintahuan yang kemudian mendesak, memaksa saya untuk googling, browsing, dan sedikit riset mengenai kesenian wayang golek. apa yang saya temukan ternyata, cukup mengejutkan.

perkembangannya sendiri terasa cukup miris mengingat begitu banyaknya bermunculan seni kontemporer yang dianggap lebih mewakili gaya hidup masa kini. saya merasa, lambat tapi pasti (semoga jangan), kesenian ini terasa semakin tergerus dan terpinggirkan. sekaligus meyakinkan diri saya sendiri bahwa masih banyak generasi muda yang menghormati kebudayaannya masing-masing, merawatnya untuk kemudian melestarikan kesenian daerahnya masing-masing. semoga..
Read the rest of this entry »
Treking: Kiarapayung
19 August 2009
Cantigi Bandung Indonesia:
Treking: Kiarapayung
saya mohon maaf jika setiap halaman dengan kategori treking agak sedikit berat saat loading, karena saya harus menyertakan beberapa foto dan pict. artikel ini disajikan berdasarkan dukungan data, fakta (dari beberapa sumber), dan observasi langsung di lapangan.

halo guys,
Kiarapayung terletak di daerah Jatinangor Kabupaten Sumedang (bandung ke arah timur) pada ketinggian 900 Mdpl (meter dari permukaan laut) dan sebagian besar wilayahnya terletak di kecamatan Tanjungsari.
daerah ini berada (deket bgt bro) tepat di kaki gunung Manglayang (1.650 Mdpl) dan berhadapan langsung dengan gunung Geulis (1.281 Mdpl) ke arah timur.
Kiarapayung sendiri berasal dari bahasa Sunda, kiara (pohon) dan payung (alat untuk bernaung).
dari Topografische Kaart Blaad L.XXV tahun 1908 dan Blaad H.XXV tahun 1909 yang diterbitkan oleh Topografische Dienst van Nederlands Oost Indie, District Tandjoengsari terletak pada kordinat 107o 45’ 8,5” – 107o 48’ 11,0” BT dan 6o 53’ 43,3” – 6o 57’ 41,0” LS.
Read the rest of this entry »



